Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2011 tercatat sebesar 6,5 persen secara year on year (yoy).
"Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2011 6,5 persen. Dari triwulan I ke triwulan II-2011 naik 2,9 persen," kata Kepala BPS Rusman Heriawan saat konferensi pers pertumbuhan ekonomi kuartal II-2011, di kantornya, Jakarta, Jumat (5/8/2011).
Dia menambahkan, Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) Indonesia di 2011 diproyeksikan dapat menembus Rp7.400 tiliun.
"Total PDB kita bisa Rp7.400 triliun tahun ini kalau dilihat dari perkembangan dua tahun ini, semester II tahun ini lebih tinggi," tambahnya.
Sementara itu, untuk PDB per kapita diperkirakan berada di kisaran USD3.500-USD3.600 atau sekira Rp30,96 juta dengan asumsi nilai tukar sebesar Rp8.600 per USD. "Memang belum terjadi, tapi bisa jadi suatu gambaran," katanya.
Pertumbuhan ekonomi di kuartal II ini didorong oleh pertumbuhan sektor perdagangan, hotel, dan restoran sebesar 4,8 persen, jasa konstruksi 4,2 persen, serta listrik dan gas sebesar empat persen.
Rusman pun mengatakan bahwa pertumbuhan di industri pengolahan telah menembus 6,1 persen di kuartal II ini. Hal ini berarti angin segar bagi pertumbuhan industri yang diprediksi hanya akan berkisar di level lima persen.
"Industri pengolahan 6,1 persen artinya pertumbuhan industri sudah bagus karena sudah melewati level lima persen," tandas Rusman.
(and/okz)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar