Pelayanan listrik di daerah Timur Indonesia kini selangkah lebih maju dari sebelumnya. PT PLN (Persero) kini melayani pelayanan listrik prabayar di wilayah Wamena, Papua dan ditargetkan pada bulan Oktober 2011 seluruh pelanggan di Wamena telah beralih ke prabayar.
Wamena yang melayani wilayah Kabupaten Jayawijaya menjadi daarah yang akan dilayani dengan 100 persen prabayar. Saat ini PLN Wamena dengan tujuh ribu pelanggan sedang aktif mensosialisasikan listrik prabayar. Upaya ini telah membuahkan hasil, kini dua ribu pelanggan listrik di Wamena telah menikmati layanan listrik prabayar.
Bisnis Wafi
Media Bisnis
Sabtu, 13 Agustus 2011
Indonesia Kukuhkan Peran ASEAN di Ekonomi Global
Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, beserta para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) telah melakukan serangkaian pertemuan dengan mitra dialognya termasuk Korea, RRT, dan ASEAN+3 pada tanggal 12 Agustus 2011. Sebelumnya para Menteri Ekonomi ASEAN juga melakukan pertemuan konsultatif dengan Amerika Serikat dan Rusia.
“Sentralitas ASEAN penting di dalam setiap kerangka kerja sama regional. Kami di ASEAN memiliki komitmen untuk saling memperkokoh pondasi iklim perdagangan dan investasi yang membuka peluang lebih luas bagi aktivitas ekonomi intra-ASEAN," ungkap Mari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (13/8/2011).
“Sentralitas ASEAN penting di dalam setiap kerangka kerja sama regional. Kami di ASEAN memiliki komitmen untuk saling memperkokoh pondasi iklim perdagangan dan investasi yang membuka peluang lebih luas bagi aktivitas ekonomi intra-ASEAN," ungkap Mari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (13/8/2011).
Ekspor Migas dan Non Migas Riau Menanjak
Nilai ekspor Riau secara keselurahan hingga Mei 2011 ini mencapai USD2,148 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 32,85 persen dibanding dengan bulan sebelumnya yang hanya USD1,616 miliar
Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak dan gas (migas) sebesar 8,01 persen atau USD772,22. Dimana bulan April ekspornya hanya USD529,77.
Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak dan gas (migas) sebesar 8,01 persen atau USD772,22. Dimana bulan April ekspornya hanya USD529,77.
Bumi Resources Kucurkan KPC 6,8 Miliar Rupiah
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengucurkan biaya eksplorasi (operation expenditure/opex) untuk PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebesar USD801.772 (Rp6,8 Miliar) pada Juli 2011 lalu.
Direktur dan Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Sabtu (13/8/2011) memaparkan, realisasi biaya eksplorasi ini tampaknya melebihi budget yang telah dianggarkan perseroan sebelumnya sebesar USD727.162 (Rp6,2 miliar).
Direktur dan Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Sabtu (13/8/2011) memaparkan, realisasi biaya eksplorasi ini tampaknya melebihi budget yang telah dianggarkan perseroan sebelumnya sebesar USD727.162 (Rp6,2 miliar).
Refleksi Nuzul Quran : Al Qur'an & Revitalisasi Perdagangan
Oleh Agustianto Mingka
Sabtu, 06 Agustus 2011
Surat Penundaan Penjualan Saham Muamalat Diterima Bank Indonesia
Bank Indonesia (BI) telah mendapatkan surat resmi dalam penundaan penjualan saham PT Bank Muamalat Tbk dari Islamic Development Bank (IDB).
Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya E Siregar mengatakan, surat penundaan ini sudah diterimanya 10 hari yang lalu.
Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya E Siregar mengatakan, surat penundaan ini sudah diterimanya 10 hari yang lalu.
Kilang LNG Tangguh Train III Secepatnya Dibangun
Badan Pelaksana Hulu dan Hilir Minyak dan Gas (BP Migas) akan segera membangun kilang LNG Tangguh train III di Papua. Pembangunan kilang LNG ini akan memiliki potensi besar bagi sentra industri di Papua.
"Cerita tentang potensi itu sendiri, potensinya sangat bagus, Anda siap-siap untuk aprroach di sana akan ada industri petrokimia," ungkap Kepala BP Migas R Priyono, ketika ditemui di Wisma Mulia, Jakarta, Jumat (5/8/2011).
"Cerita tentang potensi itu sendiri, potensinya sangat bagus, Anda siap-siap untuk aprroach di sana akan ada industri petrokimia," ungkap Kepala BP Migas R Priyono, ketika ditemui di Wisma Mulia, Jakarta, Jumat (5/8/2011).
Premi Askes Capai 49% dari Target di Semester I
PT Askes (Persero) menyatakan jika pencapaian preminya pada semester I-2011 mencapai 49 persen.
"Semester I Askes sangat bagus. Pencapaian premi 49 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)," ungkap Direktur Utama Askes I Gede Subawa, saat ditemui di kantor Pusat Askes, Jakarta Jumat (5/8/2011).
"Semester I Askes sangat bagus. Pencapaian premi 49 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)," ungkap Direktur Utama Askes I Gede Subawa, saat ditemui di kantor Pusat Askes, Jakarta Jumat (5/8/2011).
Di Maumere, Minyak Tanah Langka
Bahan bakar jenis minyak tanah hingga kini masih sulit diperoleh di Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. Bukan hanya warga kota Maumere saja yang mengalami kelangkaan minyak tanah, namun warga pedesaan dan warga yang tinggal di perbatasan Kabupaten Ende Maumere pun terpaksa harus pulang-pergi kota Maumere setiap harinya dengan harapan mendapatkan jatah minyak tanah.
Hingga saat ini, kelangkaan minyak tanah di Kota Maumere Nusa Tenggara Timur masih terus terjadi. Setiap hari warga disibukkan dengan aktivitas mencari keberadaan minyak tanah di berbagai pangkalan, namun kekecewaanlah yang di dapati lantaran kehabisan stok minyak tanah.
Hingga saat ini, kelangkaan minyak tanah di Kota Maumere Nusa Tenggara Timur masih terus terjadi. Setiap hari warga disibukkan dengan aktivitas mencari keberadaan minyak tanah di berbagai pangkalan, namun kekecewaanlah yang di dapati lantaran kehabisan stok minyak tanah.
Industri Non-Migas Tumbuh 6,61% di Semester I
Pada semester pertama tahun 2011 ini, pertumbuhan sektor pengolahan industri non-migas mencapai 6,61 persen. Angka tersebut melebih angka pertumbuhan ekonomi yakni 6,49 persen.
Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Dedi Mulyadi menyatakan, persentase tersebut setara dengan Rp144,75 triliun. "Pertumbuhan pada triwulan II tahun ini meningkat secara signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 5,12 persen," kata Dedi di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (5/8/2011).
Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Dedi Mulyadi menyatakan, persentase tersebut setara dengan Rp144,75 triliun. "Pertumbuhan pada triwulan II tahun ini meningkat secara signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 5,12 persen," kata Dedi di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (5/8/2011).
Langganan:
Postingan (Atom)