Nilai ekspor Riau secara keselurahan hingga Mei 2011 ini mencapai USD2,148 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 32,85 persen dibanding dengan bulan sebelumnya yang hanya USD1,616 miliar
Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak dan gas (migas) sebesar 8,01 persen atau USD772,22. Dimana bulan April ekspornya hanya USD529,77.
"Kenaikan ekspor Migas ini disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak mentah yakni 65,78 persen. Namun untuk ekspor untuk hasil minyak, malah turun 3,44 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik(BPS) Riau Abdul Manaf kepada okezone, Sabtu, (13/8/2011).
Peningkatan Ekspor migas juga diikuti oleh sektor non migas. Kenaikan non migas di Riau pada Mei yakni mencapai USD1,575 miliar atau naik 44,96 persen dibanding dengan bulan sebelumnya. Sedangkan secara komulatif dari Januari hingga Mei ekspor non migas Riau yaitu USD5,117 miliar.
Peningkatan ekspor non migas ini didominasi oleh oleh minyak nabati, kertas karton serta bubur kertas pulp yang semua mecapai 86,34 persen untuk total ekspor non migas Riau. "Ekspor non migas ini paling tinggi adalah ke India yakni USD888,34 juta atau 66,14 persen. Disusul dengan Cina, Malaysia, Belandan dan Italia. Kontribusi kelima negara ini semua mencai 59,21 persen," tambah Abdul Manaf.
(wdi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar