Sabtu, 13 Agustus 2011

PLN Targetkan Seluruh Pelanggannya di Wamena Beralih ke Prabayar

Pelayanan listrik di daerah Timur Indonesia kini selangkah lebih maju dari sebelumnya. PT PLN (Persero) kini melayani pelayanan listrik prabayar di wilayah Wamena, Papua dan ditargetkan pada bulan Oktober 2011 seluruh pelanggan di Wamena telah beralih ke prabayar.

Wamena yang melayani wilayah Kabupaten Jayawijaya menjadi daarah yang akan dilayani dengan 100 persen prabayar. Saat ini PLN Wamena dengan tujuh ribu pelanggan sedang aktif mensosialisasikan listrik prabayar. Upaya ini telah membuahkan hasil, kini dua ribu pelanggan listrik di Wamena telah menikmati layanan listrik prabayar.

Menurut General Manager PLN Wilayah Papua Ferdinand Siahaan, dipilihnya Wamena sebagai pilot project layanan listrik prabayar, karena masyarakat Wamena yang terbuka terhadap perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Nantinya, keberhasilan dalam menerapkan prabayar di Wamena diharapkan dapat ditularkan ke daerah-daerah lain di Papua.

"Berdasar pengalaman masyarakat di sini cukup terbuka dan ini sangat memudahkan kami dalam mengenalkan dan menyosialisasikan prabayar," ungkap Ferdinand dalam siaran persnya, Jakarta, Sabtu (13/8/2011).

Sekedar informasi, listrik prabayar menjanjikan kemudahan dan kepraktisan bagi pelanggan dalam berlangganan listrik. Dengan prabayar pelanggan dapat dengan mudah mengatur pemakaian listrik, menjatah anggaran biaya listrik dan mengendalikan pemakaian listriknya sendiri.

Di samping itu pelanggan juga terbebas dari masalah kesalahan catat meter (karena meter prabayar tidak perlu dicatat), privacy terjaga (tidak ada petugas catat meter yang datang), terbebas dari sanksi pemutusan karena lupa atau terlambat membayar listrik. Adapun Nominal pembelian token (pulsa isi ulang) bervariasi dari Rp20 ribu hingga Rp1 juta.
(wdi/okz)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar